≡ Menu
Cara Membuat Blog dan Panduan Belajar Ngeblog

Cara Menurunkan CPU Usage Tinggi Agar Loading WP lebih Cepat

Bagikan:

Memakai shared hosting adakalanya blog mendapatkan CPU Usage tinggi, ditandai dengan loading yang sangat lambat atau indikator CPU Usage 100%.

Hal ini bisa jadi kabar baik atau kabar buruk.

Kabar baiknya, blog kita bisa saja menerima trafik yang tinggi. Kabar buruknya blog kita kemungkinan di suspend/keluarkan atau mungkin hanya boros CPU resources.

Jika kita menghubungi tim bantuan dari penyedia layanan hosting, biasanya mereka mendorong kita untuk memakai VPS Hosting, apa itu VPS Hosting. Tetapi masalahnya,

“Apakah benar blog kita memerlukan VPS Hosting?”

Sebelum melangkah ke VPS Hosting, ada cara lain agar blog kita bisa menghindari VPS yaitu dengan memaksimalkan pemakaian CPU yang sangkil (efektif) dan mangkus (efesien). Cara ini sangat cocok untuk shared hosting.

Pengalaman saya dengan cara di bawah, dulu ketika blogdiar.net (sekarang ngeblog.co) memakai Hawkhost, CPU Usage 75%-100% bisa ditekan sampai 25%-50%. Tentu hal ini bisa menahan saya untuk beralih ke VPS Hosting.

Penting! Mengetahui CPU Usage Hosting

Sebelum mengatasi pemakaian CPU yang tinggi, kita harus tahu betul mengenai apa itu CPU usage.

Biasanya shared hosting membatasi pelanggannya untuk tidak memakai CPU dan memory secara berlebihan, normalnya mereka membatasi 10%-25% dari total sistem. Contohnya Hawkhost yang membolehkan CPU USage Hosting mereka sampai 15% dari total system, Hostgator membolehkan memakai CPU lebih dari 25% untuk 90 detik, dll.

Hosting yang bagus adalah hosting yang memberikan pelanggannya kejelasan mengenai pemakaian CPU, Memory, dll. Karena dengan begitu pelanggan bisa tahu pada level mana sumber daya yang mereka pakai.

CPU Resource pada Hawkhost

CPU Usage 100%

Ketika masih bersama hawkhost, Sebelum dioptimalkan CPU Usage Hosting kamu seringkali menyentuh angka 100% pada jam-jam tertentu. Yang paling ekstrim, saya menerima pesan 500 server error.

Hawkhost adalah hosting yang bagus, tim bantuan mereka membantu saya menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Tetapi, bagaimanapun saya sadar kalau saya memakai shared hosting.

Akhirnya, dengan beberapa tweak dan trial error, saya berhasil menurunkan CPU Usage Hosting Hawkhost dari 75%-100% menjadi 25%-50%. Dengan cara ini juga, ngeblog.co sangat jarang melewati angka 50%.

Menurunkan Pemakaian CPU Resources

Menurunkan Pemakaian CPU Usage Tinggi pada hawkhost

Menurunkan CPU Usage 100%

Berikut adalah beberapa cara yang saya pakai untuk menurunkan pemakaian CPU tinggi pada shared hosting Hawkhost.

Seberapa Efektif Plugin kamu Pakai

Plugin yang baik adalah plugin yang ditulis dengan rapih, maksudnya plugin yang tidak memakai syntax perulangan yang tidak perlu. Seringkali masalah inilah yang membuat kenapa CPU Usage Hosting menjadi tinggi.

Plugin yang dibuat untuk CMS biasanya memakai bahasa PHP, normalnya bahasa PHP tidak begitu membutuhkan tenaga yang tinggi. Tetapi, jika seorang programmer membuat syntax yang jelek, bisa jadi program yang mereka tulis dengan PHP tadi memerlukan CPU usage tinggi.

Begitu juga pada wordpress, ada beberapa plugin yang menurut saya jelek, jika dilihat dari sudut pandang pemakaian CPU dan memori.

Bad Plugin

Bagaimana saya tahu bahwa plugin yang saya pakai memakai CPU tinggi?

Oke, kamu bisa melihat benchmark plugin berikut, Measuring impact of plugins on WordPress loading.

Plugin tersebut adalah plugin populer yang cukup banyak digunakan.

Jika kamu memakai All in One SEO Pack/Plugin SEO sejenis, saya sarankan untuk tidak memakainya lagi. Sebagai gantinya saya menggunakan WordPress SEO by Yoast.

Plugin query generator, seperti related post, related comment, dsb. Biasanya menjadi penyebab CPU Usage 100 %, karena untuk meng-generate query dari database itu memerlukan tenaga. Mungkin untuk blog baru yang masih sedikit tulisannya (database kecil) tidak akan terasa, tetapi jika blog itu sudah memiliki banyak tulisan atau database yang besar, penurunan loading akan terasa.

Contoh plugin query generator adalah YARPP.

Jetpack, sejujurnya saya rasa jetpack kurang cocok untuk shared hosting. Tetapi saya juga tahu alasan kenapa mereka menyukai Jetpack. Saran saya, non aktifkan modul-modul yang tidak perlu. Karena begitu Jetpack aktif, secara default beberapa modul ikut aktif juga.

Plugin-plugin generator seperti WP-Robot dan STT2 juga membutuhkan CPU yang cukup besar.

Seberapa Optimal Database Kamu?

Database yang buruk juga bisa membuat grafik CPU Usage yang tinggi. Biasanya, database sampah disebabkan dari plugin yang kita uninstall. Plugin memang benar sudah tidak ada, tetapi orphan atau tabel-tabel database masih tersimpan.

Ketika pengunjung blog mencari informasi dengan menklik link, wordpress akan meresponya dengan menampilkan informasi yang diminta dari sebuah database. Bisa saja wordpress menampilkan informasi tersbut dari relasi beberapa tabel database.

Waktu loading akan semakin lambat ketika wordpress meng-generate informasi dari relasi tabel tersebut melewati tabel-tabel sampah akibat plugin yang di-uninstall sebelumnya.

*koreksi saya jika salah.

Lalu bagaimana cara untuk membersihkan tabel sampah tersebut?

Kamu bisa saja menghapusnya melalui PHPmyAdmin. Tetapi, saya sendiri lebih suka menghapusnya dengan plugin lagi, bernama clean Option dan Optimize Database after Deleting Revisions.

Khusus untuk Clean Option, saya akan mengulasnya lebih lanjut di tulisan lain.

Saran saya, sebelum menjalankan Clean Option sebaiknya backup terlebih dahulu database.

Untuk menjalankan Clean Option, pertama install plugin, lalu masuk Tools > Clean Options > centeng “Don’t show the Known WordPress…” > Lalu klik “Find Orphaned Option”.

CPU Usage Hosting

contoh orphaned

Di sana akan muncul daftar orphan yang bisa jadi tidak dipakai lagi di blog. Nah, itulah yang akan kita hapus.

Optimalkan Komentar

Banyaknya komentar yang masuk atau spam yang masuk bisa juga mengakibatkan beban CPU usage tinggi. Kabar baiknya, kita bisa memakai sistem komentar pihak ketiga, seperti facebook, Disqus, atau JetPack Comments.

WordPress sangat fleksibel, kita bisa memakai ketiganya sekaligus, tetapi saya sarankan satu. Rekomendasi saya Disqus Comment.

Tetapi, jika kamu tidak ingin memakai thrid party, kita juga bisa memaksimalkan sistem komentar default wordpress. Berikut adalah beberapa tips optimasi sistem komentar default wordpress:

  1. Gunakan Antispam seperti Akismet atau Captcha
  2. Gunakan default avatar Mystery Man
  3. Batasi level komentar
  4. Tutup komentar untuk tulisan yang kadaluarsa

Gunakan Cache Plugin

Keuntungan dari cache plugin selain menurunkan beban server, juga mempercepat blog kita. Karena sesuai namanya, request yang berulang-ulang disimpan di cache.

Plugin cache yang saya gunakan adalah W3 Total Cache, tetapi kamu bisa memilih plugin cache lain seperti WP-SuperCache atau QuickCache.

Gunakan CloudFlare

Sejujurnya tidak ada alasan untuk tidak memakai CloudFlare. CloudFlare menawarkan CDN dan juga sistem keamanan yang lebih aman. Terlebih lagi semuanya bisa didapatkan secara gratis.

CPU Usage 100%

Tanpa CloudFlare

Setelah memakai CloudFlare, konten kita secara otomatis akan disebarkan ke server CloudFlare untuk CDN, sehingga request ke server asli kita akan berkurang dan otomatis mengurangi beban CPU Usage Hosting.

Selain itu juga, CloudFlare menjadi firewall bagi spammer. Mereka mendeteksi apakah No IP visitor membawa malware atau tidak. Dengan CloudFlare kita juga bisa memblok negara-negara pengirim spammer terbanyak seperti China, Hongkong, atau Rusia.

Lebih jauh mengenai CloudFlare, tentang penjelasan detail apa itu CloudFlare, bagaimana cara memasang CloudFlare, Care Menggunakan CloudFlare.

CPU Usage Hosting

Dengan CloudFlare

Yang terpenting dari semuanya adalah update, seberapa canggih optimasi yang kita lakukan, jika kita tidak update akan sia-sia. Karena tujuan dari update adalah memperbaiki sistem keamanan.

**

Cara di atas sudah saya lakukan, dan cukup menahan saya sebelum beralih ke VPS.

Masalah klasik CPU Usage tinggi atau CPU Usage 100% biasanya terjadi pada hosting yang memakai CloudLinux. Jika kamu memiliki tips lain menurunkan CPU Usage tinggi jangan lupa kasih tahu kita yah.

About the author: Perkenalkan saya seorang mahasiswa dan part time blogger. Saya menulis tips & trik blogging, wordpress, blogging for money, SEO, VPS, adsense, dll. Google Plus Saya, Twitter Saya.

18 comments… add one

  • ngeliat CPU usage yg ada grafik2 itu lewat mana nad? di cpanel?
    oiya jelasin lebih tentang Cloudflare dong. hehe

    • Nadiar AS

      Yup, udah ada di draft. Masih tambah2 ini itu. Akan ada pada waktunya, jrenngg…

  • Budi Majid

    Dari beberapa point cara untuk menurunkan cpu usage diatas, Jetpack dan Yarpp yang belum pernah saya coba..

    • Nadiar AS

      Jetpack merupakan plugin yang sangat populer, tetapi cukup berat menurut saya. YARPP juga populer, tetapi lebih berat dari Jetpack.

      Itu pengalaman pribadi saya.

  • Kalo saya sih ga pasang gravatar, gan. :)
    Saya pake VPS, bukan karena blog trafficnya tinggi, tapi karena saya suka otak atik linux. :)
    Hehehehe…

    • Nadiar AS

      Tadinya saya mau pindah ke Hostgator (lagi), tetapi tahu harga VPS (unmanaged) dengan shared host Hostgator harganya tidak jauh berbeda, saya memutuskan mengambil VPS.

      Sekarang, saya malah keasikan di VPS, bisa tweak lebih keren lagi. Banyak hal yang baru bagi saya, meskipun awalnya sangat bingung dengan terminal. :)

    • Nadiar AS

      Terimakasih atas usulannya Apotas. Beberapa plugin saya coba, namun hasil terbaik kembali ke plugin yang saya usulkan di atas.

  • Luar biasa… aku dah coba smw trik Mas Nadiar AS untuk mempercepat page loading… hasilnya luar biasa… recommended deh pokoknya

    • Nadiar AS

      Terimakasih, senang bisa membantu Dian :)

      Sebenarnya masih ada beberapa trik lagi, nanti saya post.

  • Pusaka Rent Car

    dari banyaknya plugin yang kiranya bagus buat website saya menurut Mas Nadiar AS?

    • Nadiar AS

      Plugin yang wajib ada untuk setap WP menurut saya W3TotalCache. Selain sebagai cache, mereka juga memiliki konfigurasi mudah untuk CDN.

  • (╯°□°)╯︵ zzzıɹɥɔǝpɐ

    yup, jetpack emang salah satu plugin yang berat bgt. meskipun begitu saya masih pake, dengan syarat module yang memang tidak diperlukan di deactive. soalnya jetpack punya publicize yang sangat membantu buat share ke socmed :)

  • Deny Jackrose

    saya sering banget CPU Usage 100% ,Virtual Memory Usage LIMIT, Entry Process nyampe 9.. dan berakibat Internal Server Error 500..
    saya sudah pakai Cloudflare,Quick Cache dan Optimize Database after Deleting Revisions ,,
    tapi tetep aja gan full terus . nyampe internal server error ..
    itu gimana ya gan ??
    Dari themes nya itu sudah ada fitur related post,related product dan banyak Jquery nya,,, apa berdampak juga ya?

    • Nadiar AS

      Saran saya coba ganti ke theme yang lebih ringan. default wordpress juga bisa. Lalu lihat apa masih berat. Lalu tanyakan berapa alokasi memory dan CPU pada shared host di provider yang kamu pakai. Jika toleransi CPU < 25% bisa jadi itu penyebabnya, saran saya sebaiknya upgrade atau pindah ke host yang memberikan toleransi CPU lebih besar.

  • Deny Jackrose

    nih gan SS nya http://prntscr.com/1ttnlm ..

  • wah ternyata efek plugin ngaruh juga ke beban hosting ya ? baru tau..thanks buat infonya mas

  • joe

    saya ngehost di hawkhost paket paling murah setelah trafik 1.5k kok ternyata ada pesan cpu sampai 100% akibatnya load jadi lemot, setelah pake tips ini dg mengurangi plugin2 kayak diatas jadi ngebut lagi, thanks bro :)

Leave a Comment

Komentar Anda akan dianggap SPAM jika:

  • Menggunakan keyword di form nama
  • Hanya mengucapkan ‘say thanks’
  • Komentar merupakan komentar promosi atau kampanye
  • Memakai shortlink di form url atau bukan url home page

Current day month ye@r *